Sejarah RSHP UNDANA
Kisah dedikasi dan perjalanan Klinik Hewan Pendidikan Undana menjadi Rumah Sakit Hewan Pendidikan terpadu di Nusa Tenggara Timur
Tentang Kami
Tentang Kami - RSHP Undana
“Kami ada karena kami peduli.”
Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Nusa Cendana (RSHP Undana) lahir dari denyut kepedulian. Kepedulian itu tumbuh bukan semata dari ruang akademik, melainkan dari suara hati yang menyadari bahwa setiap makhluk hidup memiliki hak untuk dirawat, dijaga, dan dihormati keberadaannya. Kami berdiri di persimpangan antara ilmu pengetahuan dan pengabdian, membawa semangat pelayanan yang berpijak pada kasih dan tanggung jawab.
Di balik setiap tindakan medis, kami percaya ada rahasia kehidupan yang hanya dapat disentuh dengan ketulusan. Kami menjadikan pelayanan kesehatan hewan bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan. Setiap hewan yang datang ke RSHP Undana bukan hanya pasien, melainkan sahabat umat manusia yang patut dirawat dengan kasih sayang. Kami hadir untuk menolong, tetapi kami pun rendah hati menyadari bahwa keputusan terakhir selalu berada di tangan Sang Pencipta. Karena itu, kami bekerja dengan sepenuh hati dan segenap kemampuan, sambil menyerahkan hasilnya kepada Tuhan sendiri yang menentukan garis akhir kehidupan.
Komitmen pelayanan kami bukanlah janji kosong, melainkan tekad yang dihidupi. Kami berusaha sekuat tenaga menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan bermartabat, demi kesehatan hewan peliharaan Anda, ternak Anda, dan seluruh satwa yang menjadi bagian dari kehidupan manusia. Setiap langkah pelayanan adalah bentuk kesungguhan kami, bahwa ilmu pengetahuan harus menyatu dengan belas kasih, dan keterampilan medis harus berjalan beriringan dengan kerendahan hati.
Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Undana adalah rumah tempat ilmu berjumpa dengan pengabdian, tempat mahasiswa belajar arti pelayanan sejati, tempat dosen mengamalkan ilmunya, dan tempat masyarakat menemukan harapan. Kami percaya, hewan yang sehat bukan hanya membawa kegembiraan, tetapi juga meneguhkan keseimbangan hidup manusia dan alam. Motto kami, “Kami ada karena kami peduli,” adalah napas yang menghidupkan setiap tindakan. Kami akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik, seprofesional mungkin, sampai Tuhan sendiri yang mengambil keputusan. Karena pada akhirnya, pelayanan kami adalah persembahan kecil bagi kehidupan yang lebih besar: kehidupan yang dianugerahkan oleh Sang Pencipta.
Perjalanan Kami
Sejarah RSHP Undana
Sejarah tidak hanya mencatat tanggal dan peristiwa, melainkan menorehkan jejak langkah yang menandai perjalanan sebuah gagasan menjadi kenyataan. Kisah lahirnya Klinik Hewan Pendidikan Universitas Nusa Cendana (Undana), yang kemudian bertransformasi menjadi Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) Undana, mencerminkan semangat pengabdian, dedikasi ilmu, serta keberlanjutan sebuah cita-cita besar bagi pendidikan kedokteran hewan di Nusa Tenggara Timur.
Rektor Prof. Ir. Frans Umbu Datta, M.App.Sc., Ph.D. meresmikan Klinik Hewan Pendidikan Undana pada 7 Mei 2012 di Kompleks Kampus Undana Lama, Jl. Jenderal Soeharto Naikoten 1. Ketua Program Studi Kedokteran Hewan saat itu, drh. Diana Agustiani Wuri, M.Si., mendampingi peresmian yang disaksikan oleh mahasiswa angkatan pertama dan kedua bersama para dosen serta pegawai program studi. Kepala klinik hewan pertama, drh. Tarsisius Considus Tophianong (Mei 2012–Juni 2013), memimpin pelayanan awal yang masih sederhana dan meliputi konsultasi kesehatan hewan, pemeriksaan klinis, vaksinasi, pengobatan, operasi minor, serta layanan grooming. Klinik ini membuka pintu pertama yang mempertemukan ilmu kedokteran hewan dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Kepemimpinan klinik kemudian beralih secara bergantian. drh. Yohanes T.R.M.R. Simarmata, M.Sc. (2013–2016) menata fondasi pelayanan. drh. Tarsisius Considus Tophianong, M.Sc. (2016–2017) memperluas cakupan pelayanan klinis. drh. Aji Winarso, M.Si. (2017–2019) mengembangkan mutu pembelajaran melalui praktik medik kedokteran hewan. drh. Nemay Anggadewi Ndaong, M.Sc. (2019–2021) memperkuat tata kelola pelayanan dan semangat kebersamaan. Klinik Hewan Pendidikan berpindah lokasi pada Agustus 2014 ke Kompleks Laboratorium Lahan Kering Undana di Jl. Adisucipto Penfui, dan bertahan hingga Agustus 2020. Perpindahan ini menandai perluasan ruang gerak pelayanan sekaligus memperkaya fungsi klinik sebagai ruang belajar mahasiswa dan pusat penelitian yang semakin hidup.
Perubahan status Klinik Hewan Pendidikan menjadi Rumah Sakit Hewan Pendidikan Undana terjadi pada November 2020. Rektor Universitas Nusa Cendana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D., meresmikan gedung baru RSHP di Jl. Durian No. 1 Naikoten 1, sekaligus meneguhkan tekad Undana menghadirkan layanan kesehatan hewan modern di NTT. Dr. drh. Novalino H.G. Klau, M.Si. (Juni 2021–Januari 2022) menjadi pimpinan pertama RSHP Undana. Proses transisi yang dijalani tidak mudah karena penyesuaian status, penyiapan fasilitas, penyusunan SOP, serta hambatan pandemi COVID-19 membuat RSHP belum dapat segera beroperasi.
Rumah Sakit Hewan Pendidikan Undana resmi membuka layanan operasional pada 14 Februari 2022 di bawah kepemimpinan drh. Tarsisius Considus Tophianong, M.Sc. (Januari 2022–Juni 2024). Momentum ini terwujud berkat dukungan penuh Rektor Universitas Nusa Cendana, Prof. Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc., yang menambahkan tenaga SDM baru dan melengkapi fasilitas diagnostik modern seperti rontgen, laboratorium darah, serta peralatan bedah ortopedik. Kehadiran fasilitas tersebut memperkuat layanan klinis, memperluas pembelajaran mahasiswa, serta membuka peluang penelitian kedokteran hewan yang lebih luas. Tongkat kepemimpinan kemudian beralih kepada drh. Tri Utami, M.Sc. (Juni 2024–sekarang) yang melanjutkan perjalanan RSHP Undana dengan semangat pembaruan dan inovasi.
Perjalanan RSHP Undana dapat dipandang secara filosofis sebagai benih yang ditanam di tanah kering. Benih itu tumbuh perlahan, melewati musim kering dan musim hujan, hingga akhirnya menjelma menjadi pohon yang kokoh. Klinik kecil yang berdiri pada 2012 kini telah berkembang menjadi rumah sakit hewan pendidikan yang berada langsung di bawah naungan Rektor Universitas Nusa Cendana. Sejarah ini memberikan pelajaran bahwa setiap langkah kecil yang dijalani dengan kesetiaan dan ketekunan akan menjadi pijakan bagi lompatan besar. Klinik hewan yang dahulu hanya memberikan layanan sederhana kini menjelma menjadi institusi berwibawa yang menjadi pusat pelayanan kesehatan hewan sekaligus ruang belajar generasi baru dokter hewan.
Sejarah RSHP Undana tidak berhenti pada satu titik, melainkan terus berlanjut sebagai bab yang akan selalu ditulis bersama. Dinding-dinding rumah sakit ini akan selalu menyimpan kisah mahasiswa yang belajar, dosen yang mengabdi, dan masyarakat yang memperoleh manfaat dari pelayanan Kesehatan hewan. Perjalanan sejak 7 Mei 2012 hingga kini menjadi bukti bahwa ilmu pengetahuan yang menyatu dengan pengabdian mampu mengubah wajah sebuah institusi, dari klinik sederhana menjadi rumah sakit hewan pendidikan yang bermartabat. Pepatah bijak menegaskan: “Sejarah adalah guru kehidupan, dan setiap langkah adalah warisan bagi generasi berikutnya.”